Panduan Memilih Raket Padel
Raket padel menjadi salah satu peralatan olahraga paling banyak dicari di Indonesia pada tahun 2025 seiring dengan ledakan popularitas olahraga padel. Berbeda dengan raket tenis yang menggunakan senar, raket padel memiliki permukaan padat dengan lubang-lubang kecil. Memilih raket yang tepat sangat mempengaruhi performa dan kenyamanan bermain.
Jenis Raket Padel Berdasarkan Bentuk
Ada tiga bentuk utama raket padel. Round shape memiliki sweet spot yang lebar dan cocok untuk pemula karena lebih toleran terhadap pukulan tidak sempurna. Diamond shape memiliki berat terpusat di ujung atas, memberikan power lebih besar namun kurang kontrol, cocok untuk pemain advanced. Teardrop shape merupakan kombinasi keduanya dengan keseimbangan power dan kontrol yang ideal untuk pemain menengah.
Material dan Komponen Raket
Frame raket padel umumnya terbuat dari carbon fiber atau fiberglass. Carbon fiber lebih ringan, kaku, dan tahan lama namun lebih mahal. Fiberglass lebih fleksibel dan terjangkau, cocok untuk pemula. Permukaan raket bisa halus (smooth) untuk kontrol atau bertekstur (rough) untuk spin. Core raket menggunakan foam EVA (lebih keras, lebih kontrol) atau FOAM (lebih lembut, lebih power).
Merek Raket Padel Populer
Beberapa merek raket padel terkemuka antara lain Bullpadel dan Nox dari Spanyol yang merupakan merek paling populer di dunia padel. Head dan Babolat yang juga dikenal di dunia tenis menawarkan raket padel berkualitas. Adidas, Wilson, dan Dunlop juga memiliki lini raket padel yang kompetitif. Untuk pemain Indonesia, berbagai brand lokal dan internasional tersedia di toko olahraga dan marketplace online.
Kisaran Harga Raket Padel 2025
Harga raket padel di Indonesia sangat bervariasi. Untuk pemula, raket entry-level tersedia mulai dari Rp500.000 hingga Rp1.500.000. Raket kelas menengah berkisar Rp1.500.000 hingga Rp3.500.000. Raket premium dan profesional bisa mencapai Rp3.500.000 hingga Rp7.000.000 atau lebih. Untuk pemula yang baru mencoba, disarankan mulai dengan raket round shape di kelas menengah bawah dan upgrade seiring peningkatan kemampuan.