Fenomena daerah di bumi yang mengalami kegelapan berkepanjangan terjadi di wilayah kutub utara dan kutub selatan. Fenomena ini disebut polar night atau malam kutub, di mana matahari tidak terbit selama berhari-hari hingga berbulan-bulan. Hal ini terjadi karena kemiringan sumbu rotasi bumi sebesar 23.5 derajat terhadap bidang orbitnya mengelilingi matahari.
Penjelasan Ilmiah Malam Kutub
Saat bumi mengelilingi matahari, kemiringan sumbunya menyebabkan kutub utara dan selatan secara bergantian menjauh dari matahari. Ketika kutub utara miring menjauhi matahari (sekitar Desember), wilayah di atas Lingkaran Arktik mengalami malam kutub dan tidak mendapatkan sinar matahari langsung. Sebaliknya, kutub selatan mengalami siang 24 jam. Situasi ini berbalik saat bulan Juni.
Kehidupan di Daerah Malam Kutub
Meskipun mengalami kegelapan berkepanjangan, jutaan manusia tetap tinggal di wilayah Arktik seperti di Norwegia utara, Swedia, Finlandia, Rusia, dan Alaska. Mereka beradaptasi dengan menggunakan pencahayaan buatan dan menyesuaikan aktivitas sehari-hari. Fenomena aurora borealis atau cahaya utara juga menjadi pemandangan spektakuler yang sering terlihat di wilayah ini.