Varian Omicron (B.1.1.529) menjadi varian COVID-19 yang mendominasi kasus di Indonesia pada awal tahun 2022. Berbeda dengan varian sebelumnya, Omicron dikenal lebih mudah menular namun umumnya menyebabkan gejala yang lebih ringan, terutama pada orang yang sudah divaksinasi. Gelombang Omicron menyebabkan lonjakan kasus harian yang sempat mencapai puluhan ribu di Indonesia.
Gejala Umum Varian Omicron
Gejala Omicron yang paling sering dilaporkan antara lain pilek atau hidung berair, sakit tenggorokan, batuk, kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, dan bersin-bersin. Berbeda dengan varian Delta, Omicron jarang menyebabkan kehilangan indra penciuman atau perasa. Sebagian penderita juga melaporkan gejala gastrointestinal seperti mual dan diare.
Cara Menangani Infeksi Omicron
Jika mengalami gejala Omicron, segera lakukan tes antigen atau PCR untuk memastikan diagnosa. Isolasi mandiri selama minimal 5 hari, istirahat yang cukup, minum banyak cairan, dan konsumsi obat sesuai gejala. Segera hubungi fasilitas kesehatan jika gejala memburuk, terutama jika mengalami sesak napas atau saturasi oksigen turun di bawah 95%.