Oximeter atau pulse oximeter menjadi alat kesehatan yang paling banyak dicari dan dibeli masyarakat Indonesia selama pandemi COVID-19 tahun 2021. Alat kecil yang dijepit di ujung jari ini berfungsi untuk mengukur kadar saturasi oksigen (SpO2) dan detak jantung. Memahami cara membaca oximeter sangat penting terutama bagi pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah.
Cara Menggunakan dan Membaca Oximeter
Jepit oximeter di ujung jari telunjuk atau jari tengah, pastikan jari bersih dan tidak menggunakan cat kuku. Tunggu beberapa detik hingga angka stabil di layar. Oximeter menampilkan dua angka utama: SpO2 (saturasi oksigen) dan PR/BPM (detak jantung). Nilai SpO2 normal adalah 95-100 persen, sedangkan detak jantung normal dewasa adalah 60-100 BPM.
Kapan Harus Waspada
Jika SpO2 menunjukkan angka di bawah 95 persen, lakukan teknik proning dan latihan pernapasan. Jika turun di bawah 93 persen, segera hubungi fasilitas kesehatan. Lakukan pengukuran secara rutin setiap 4-6 jam dan catat hasilnya untuk memantau perkembangan. Pastikan baterai oximeter selalu terisi dan alat dalam kondisi baik untuk hasil pembacaan yang akurat.